Kenapa Perempuan Perlu Bekerja Meskipun Sudah Menikah?

Budaya patriarki yang biasa terjadi kota besar di Indonesia, sudah menjadikan wanita yang bekerja merupakan hal langka. Karena para pria lebih menyukai bila wanita tetap berada di bawah mereka dan mengerjakan segala sesuatu yang berhubungan dengan kegiatan rumah tangga, misal bersih-bersih rumah, memasak, mengurus anak dan sebagainya.

Tetapi untungkan di zaman modern ini sudah banyak wanita yang menyadari seberapa pentingnya mempunyai penghasilan sendiri. Belum lagi, ternyata peluang kerja baik untuk perempuan maupun laki-laki itu sama besarnya. Jadi, tidak ada alasan bagi wanita hanya berdiam diri di rumah, karena wanita juga bisa bekerja dan berkarya.

Alasan Utama Kenapa Perempuan Memilih Tetap Bekerja Pasca-Menikah

Walau nyatanya masih banyak juga wanita yang tetap memilih untuk mengurus keluarga ketika mereka telah menikah. Karena menganggap, bila bekerja di sambi dengan mengurus rumah tangga nantinya akan lebih repot dan tidak dapat membagi waktu. Namun, untuk yang satu ini artinya suami harus benar-benar bisa menopang kebutuhan ekonomi keluarga.

Namun, ada kalanya hal-hal yang berhubungan dengan ekonomi bisa menjadi sebuah masalah pelik dalam rumah tangga. Karenanya, banyak perempuan yang walaupun telah menikah tetap memutuskan untuk bekerja. Tujuannya tentu untuk membantu roda finansial supaya bisa berputar serta beberapa alasan lain seperti di bawah ini :

1. Mempelajari sesuatu yang baru

Bisa mempelajari hal baru ketika bekerja, tentu merupakan sesuatu yang menyenangkan. Tidak hanya untuk kaum pria saja, perempuan juga menyukainya karena dengan begitu mereka bisa mendapatkan pengalaman.

Bertemu dengan orang-orang baru, bersikap sopan kepada, atasan, relasi atau rekan kerja. Semua yang membawa pengaruh positif, tentu merupakan sesutu hal yang baik. Dengan begitu perempuan akan mengerti bagaimana cara bersikap dan akan lebih menghargai suami serta keluarga besarnya.

2. Dapat memenuhi kebutuhan pribadi dan anak

Memiliki penghasilan sendiri akan membuat perempuan menjadi lebih bebas, maksudnya mereka tidak perlu meminta kepada suami ketika ingin membeli hal-hal yang sifatnya pribadi atau untuk buah hati.

Karena kebanyakan, suami hanya akan memberikan uang sekedar untuk memenuhi kebutuhan harian seperti membeli sayur, susu anak atau membayar tagihan listrik, air dan lain-lain. Maka istri pasti akan sungkan ketika harus meminta dibelikan kosmetik, skincare atau jajan anak.

3. Lebih dihargai oleh orang lain

Mendapatkan perlakuan buruk hanya karena bertitelkan ibu rumah tangga, kerap kali terjadi di masyarakat Indonesia. Banyak yang menganggap bila seorang wanita hanya diam di rumah itu tidak produktif. 

Padahal untuk mengerjakan seluruh pekerjaan rumah itu sangat menguras tenaga, belum lagi mengurus anak dan belajar untuk mengatur uang pemberian suami agar tetap cukup hingga kembali mendapatkan jatah bulanan.

Karena itulah bekerja bagi wanita yang telah menikah dianggap penting, agar tidak dipandang sebelah mata oleh orang lain termasuk keluarga. Dengan mempunyai penghasilan sendiri, Anda tidak lagi menjadi ketergantungan dengan suami dan dapat menikmati hidup dengan lebih baik tidak hanya berkutat di dapur. Namun, Anda tetap harus ingat akan kewajiban seorang istri.

4. Lebih sipa ketika ada keadaan darurat

Tidak ada yang dapat menghindari musibah, misalnya suami kecelakaan hingga membuatnya tidak bisa memberikan nafkah. Lalu apa jadinya bila istri tidak bekerja? Tentu putaran ekonomi di keluarga kecil Anda akan berantakan yang setelahnya akan memicu hal-hal buruk lainnya.

Karena itu, demi menghindari adanya kejadian seperti itu. Tidak ada salahnya, sebagai seorang istri memutuskan untuk bekerja. Agar nantinya tetap dapat membantu meringankan beban suami ketika terjadi hal darurat.

5. Tidak ketergantungan

Perempuan juga harus bisa berdiri sendiri baik di rumah atau dalam bermasyarakat. Hal tersebut bertujuan, supaya sebagai wanita nantinya dapat membela diri ketika dihadapkan dengan perlakuan tidak menyenangkan, misalnya kekerasan dalam rumah tangga yang kerap ditemui.

Dimana bila hal seperti KDRT terjadi, kemudian Anda ingin memutuskan untuk berpisah. Maka Anda sudah siap, karena memiliki penghasilan sendiri tanpa harus bergantung dengan orang lain seperti orang tua.

Bagaimana caranya agar perempuan bisa sukses? 

Tidak hanya pria yang bisa sukses, perempuan juga dapat meraih kesuksesan bila memiliki tiga hal berikut ini :

  1. Tekun belajar tidak hanya mengenai pendidikan formal, namun juga bagaimana Anda mengambil pelajaran dari kehidupan serta lingkungan sekitar. 
  2. Anda harus memiliki kepercayaan diri, bahwa di dalam dunia kerja itu. Pria dan wanita memiliki kesetaraan, jangan pernah merasa tidak dapat mengerjakan sesuatu hanya karena Anda terlahir sebagai wanita.
  3. Jangan terlalu sering mengeluh ketika sedang mengerjakan bagian Anda, bila dirasa terlalu berlebihan atau Anda tidak mengerti. Maka bertanyalah atau mintalah bantuan dari rekan kerja atau atasan Anda.

Itulah tadi alasan mengapa perempuan tetap harus bekerja walaupun sudah menikah. Setidaknya selain untuk memenuhi kebutuhan pribadi dan anak, Anda juga akan lebih matang ketika menghadapi keadaan darurat. Namun, tetap harus mengingat kewajiban utama adalah keluarga.

Budaya patriarki yang biasa terjadi kota besar di Indonesia, sudah menjadikan wanita yang bekerja merupakan hal langka. Karena para pria lebih menyukai bila wanita tetap berada di bawah mereka dan mengerjakan segala sesuatu yang berhubungan dengan kegiatan rumah tangga, misal bersih-bersih rumah, memasak, mengurus anak dan sebagainya. Tetapi untungkan di zaman modern ini sudah banyak…